Yuk Kenali 16 Subsektor Ekonomi Kreatif Berikut Ini!

Kamu pasti udah nggak asing lagi, kan, sama kata ekonomi kreatif? Tapi kalau untuk kenal 16 subsektor ekonomi kreatif, kira-kira udah belum? Sebab ternyata ekonomi kreatif itu ada banyak banget cabangnya, Gaes!

Dengan memahami subsektor ini, kamu bisa lebih mengerti tentang dunia ekonomi kreatif. Jadi kalau nantinya mau mendirikan usaha, kalian bisa tahu kategori dari usaha tersebut. Sekaligus nantinya kalian bisa mempelajari bimbingan dan fasilitas yang bisa kalian dapatkan dari kementerian terkait.

Ini Dia 16 Subsektor Ekonomi Kreatif

1. Pengembang Permainan

Wow, ternyata permainan juga jadi salah satu subsektor yang berada di bawah kemenparekraf. Jadi buat kalian yang merendahkan game dan beranggapan bahwa sektor ini tidak bisa menghasilkan, harus berpikir ulang.

Sebab pemerintah memang berharap bahwa ada lebih banyak pengembang game lokal yang mau membuat lebih banyak aplikasi yang bisa diunduh dan dimainkan. Tentunya game yang dimaksudkan harus banyak memuat unsur kearifan lokal serta menarik dalam tampilan visual.

2. Arsitektur 

Pemerintah memang sangat perhatian dengan subsektor ini. Sebab dari data Ikatan Arsitek Indonesia, hanya terdapat 15.000 orang arsitek dalam negeri. Jumlah ini tentunya terbilang sangat kecil dibandingkan dengan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia.

Padahal dengan arsitek yang mumpuni, ada banyak keanekaragaman arsitektur lokal yang bisa dikembangkan dan bahkan dikenalkan ke seluruh dunia.

3. Desain Interior

Selain arsitektur, nampaknya masyarakat sekarang juga lebih melek terhadap desain interior. Hal ini terbukti bahwa sektor ini mengalami pertumbuhan yang signifikan selama dua dekade terakhir. Banyak orang yang akhirnya juga memilih untuk menjadi desainer interior.

Apalagi dengan keanekaragaman budaya di Indonesia yang bisa menjadi inspirasi, bidang desain interior diharapkan bisa lebih berkembang. Dan tentunya bidang ini diharap bisa membawa kearifan lokal untuk lebih mendunia.

4. Musik

Semua orang pasti suka musik, baik yang etnik, modern hingga futuristik. Musik adalah bahasa universal yang dipahami banyak orang. Dengan musik, banyak budaya dapat disatukan, begitu pula dengan perbedaan pendapat.

Musik juga bisa membawa perubahan. Itulah sebabnya pemerintah memberikan perhatian kepada para seniman musik dan karya yang dihasilkannya.

5. Seni Rupa

Memotret keindahan dengan cara yang menarik adalah inti dari seni rupa. Tidak ada keterbatasan dalam bidang seni rupa. Segala hal memiliki nilai seni. Itulah sebabnya seni rupa sangat cair dan bisa sangat fleksibel merekam perkembangan zaman.

6. Desain Produk

Sekarang ini, masyarakat cenderung memilih produk berdasarkan emotional benefit yang mereka rasakan. Itulah sebabnya subsektor desain produk mengalami peningkatan drastis akhir-akhir ini.

7. Fesyen

Indonesia menjadi salah satu trendsetter fesyen yang diperhitungkan. Ada banyak desainer luar negeri yang tertarik dengan corak budaya Indonesia yang menjadi sumber inspirasi mereka.

8. Kuliner

Nggak bisa ditolak memang jika kuliner Indonesia adalah salah satu yang terbaik di dunia. Selain itu, dunia kuliner dengan rempah yang kaya menjadi keunggulan makanan Indonesia.

9. Film, Animasi dan Video

Banyak pelaku film yang mulai dilirik oleh dunia luar karena menghasilkan karya yang apik. Maka tidak heran jika bidang ini menjadi salah satu yang paling digenjot oleh pemerintah.

10. Fotografi

Foto memang merupakan sebuah benda tak bergerak namun bisa menceritakan dan merekam begitu banyak peristiwa. Melalui foto, kamu bisa mempelajari budaya, sejarah dan masih banyak lagi.

11. Desain Komunikasi Visual

Dengan adanya desain komunikasi visual maka segala program yang dibuat baik pemerintah, swasta maupun perorangan dapat diterima publik dengan lebih baik dan jelas. Tapi sayangnya terkadang bidang ini masih dipandang sebelah mata.

12. Televisi dan Radio

Meskipun sudah ada internet dengan segala macam hiburannya, tetapi televisi dan radio masih menduduki peringkat tertinggi sebagai hiburan masyarakat. Dalam setiap tayangan dan siarannya, terdapat penyampaian informasi yang bisa mengubah cara pandang masyarakat.

13. Kriya 

Seni kriya tidak dapat dipisahkan dari pariwisata dan ekonomi kreatif. Apalagi setiap daerah memiliki produk kriya yang khas yang bisa menarik para wisatawan. Itulah sebabnya sektor ini masuk ke dalam contoh subsektor ekonomi kreatif yang paling diutamakan.

14. Periklanan

Membuat iklan dan promosi membutuhkan kreativitas yang tinggi. Sebab tanpa iklan yang menarik, mustahil para pelanggan akan melirik. Terlebih lagi sektor ini memiliki daya sebar yang paling tinggi sehingga membutuhkan lebih banyak perhatian.

15. Seni Pertunjukan

Wayang, teater, ketoprak dan seni pertunjukan lainnya seakan tidak ada habisnya di bumi nusantara. Keragaman budaya membuat seni pertunjukan di Indonesia juga tidak terbatas dan butuh lebih banyak eksplorasi agar kebudayaan itu bisa dikenal luas.

16. Penerbitan

Buku fiksi dan non-fiksi ternyata juga menjadi perhatian pemerintah. Sebab dari buku, kita bisa belajar banyak hal tanpa harus melihatnya langsung. Tentunya harapan pemerintah adalah meningkatnya minat baca masyarakat dengan memberikan dukungan pada dunia penerbitan.

Subsektor Ke-17: Aplikasi

Di era digital seperti sekarang ini, maka dibutuhkan aplikasi untuk segala kebutuhan hidup. Aplikasi belanja, menulis, hingga pembukuan sangat dibutuhkan. Itulah alasan pemerintah mendorong banyak pelaku usaha untuk lebih mengembangkan aplikasi yang memiliki potensi pasar yang besar.

Wah, ternyata banyak juga ya subsektor yang tersedia. 16 Subsektor ekonomi kreatif ini mendapatkan perhatian penuh dan terdapat bimbingan serta fasilitas dari kemenparekraf. Dengan program yang disediakan diharapkan ke-16 subsektor tersebut bisa berkembang dan maju.