Begini Cara Mengatur Karyawan Saat New Normal!

 

Meski pemerintah sudah mulai melonggarkan PSBB, dan mulai mengadaptasi New Normal, tentunya ini merupakan tantangan baru untuk HRD di perusahaan loh! Pasalnya, perusahaan harus tetap mengontrol karyawan secara intensif namun tetap menerapkan pembatasan sosial.

Karyawan merupakan aset yang berharga bagi perusahaan, bila kita bisa meningkatkan kualitas dan kondisi hidup karyawan maka kita juga bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas pekerjaan.

Besarnya peran karyawan harus sepenuhnya disadari oleh manajemen perusahaan, hal ini sangat berpengaruh saat kita akan mengeluarkan peraturan atau regulasi baru yang terkait dengan pola kerja karyawan.

New Normal akhirnya tiba, dan mengharuskan kita untuk beradaptasi dengan tatanan baru sembari kembali ke kebiasaan kerja yang dulu. Lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi nyaman saat bekerja. Bagaimana cara tetap mengelola karyawan dalam situasi New Normal? Yuk perhatikan tips di bawah ini!

Sesuai peraturan Kementerian Kesehatan, pemerintah sudah memperbolehkan kita kembali ke kantor dengan beberapa anjuran baru yaitu;

  • Menyediakan alat kebersihan
  • Tetap melakukan pembatasan sosial
  • Meniadakan waktu lembur
  • Mengadakan jadwal kerja bergilir
  • Mengurangi penggunaan transportasi umum

Untuk mengetahui lebih lanjut, baca tips bekerja saat New Normal di sini. Bagi para HRD, menciptakan suasana kerja yang nyaman dan kondusif merupakan salah satu tugas yang cukup krusial. Apalagi, jika kita tidak terlalu memahami pribadi dan kebutuhan karyawan. Jangan khawatir, hal ini bisa dicari tahu dengan berbagai program sampingan yang bisa diciptakan HRD di luar jam kantor seperti;

  • Membuat online gathering
  • Mengadakan sesi sharing bersama secara online
  • Rutin menyediakan vitamin dan masker
  • Terus menghimbau untuk tetap melakukan pembatasan sosial

Walaupun kantor sudah mulai diperbolehkan beroperasi, namun ada baiknya bila perusahaan tetap mengadakan sistem kerja dari rumah atau WFH (Work from Home). Hal ini berguna untuk menunjukan kepedulian perusahaan terhadap kesehatan dan keselamatan karyawan, terutama mereka yang harus menggunakan transportasi umum untuk datang ke kantor.

Beberapa perusahaan dan HRD memang cukup kesulitan dalam mengawasi karyawan saat WFH, terutama dalam membuktikan bahwa karyawan tetap produktif saat bekerja dari rumah.

Dalam rangka memperlancar upaya pemerintah agar tetap aman saat kembali bekerja, Talenta menyediakan beragam fitur yang akan sangat membantu adaptasi ke new normal ataupun bekerja dari rumah.

Kembali Bekerja di Era New Normal? Simak Tips Berikut Ini!

Kenormalan Baru telah tiba! Artinya, kegiatan perekonomian di beberapa kota Indonesia sudah mulai kembali beraktivitas. Pemerintah mengakui, bahwa terhentinya kegiatan rantai ekonomi di Indonesia cukup berdampak pada situasi Sosial dan Ekonomi, New Normal diharap bisa cepat memulihkan kerugian dan dampak yang terjadi akibat Pandemi Covid-19.

Setelah lebih dari 3 bulan berbagai sektor industri di Indonesia menerapkan  sistem “WFH” atau Work from Home, pada awal Juni 2020 hampir semua sektor sudah mulai bekerja kembali ke kantor. Kebijakan ini tentunya diterapkan dengan aturan-aturan baru seperti:

  • Tetap melakukan pembatasan sosial
  • Mengurangi waktu lembur
  • Adanya jadwal kerja atau shift baru
  • Mengurangi penggunaan transportasi umum
  • Lebih menjaga kebersihan diri dan sekitar

Nah, untuk Anda yang akan kembali ke kantor atau kembali membuka kantor untuk karyawan anda, yuk simak tips berikut agar tetap aman dan terlindungi!

1. Batasi Karyawan di Kantor

Pembatasan jumlah karyawan merupakan salah satu bentuk penerapan pembatasan fisik di kantor. Jika Anda HRD di suatu perusahaan, maka ada baiknya jika mengusulkan atau membuat aturan untuk tetap berjarak di antara karyawan. Anda juga bisa menghapus aturan lembur, dan lebih memperhatikan karyawan mana yang menggunakan transportasi umum untuk bekerja, sehingga bisa meminimalisir resiko terjangkit virus.

2. Tegaskan Etika Kebersihan

Semenjak pandemi Covid-19 mulai merebak, berbagai macam anjuran kesehatan dikeluarkan oleh lembaga kesehatan dan pemerintah. Sekarang, setiap warga yang hendak keluar rumah diwajibkan untuk mengenakan masker kain atau masker non-medis. Sebagai HRD, Anda harus menegaskan dan memastikan bahwa semua karyawan memenuhi aturan kebersihan. Anda juga bisa membantu perusahaan untuk menyediakan berbagai APD atau Alat Perlindungan Diri seperti, masker, hand sanitizer, vitamin, dan sarana kebersihan diri.

3. Gunakan Software Absensi Online

Menggunakan software HR di era New Normal ternyata memiliki manfaat yang cukup besar. Beragam software HR sudah mulai digunakan oleh banyak perusahaan untuk membantu pekerjaan HRD. Sistem HR yang canggih bisa difokuskan untuk membantu proses absensi online, penggajian, dan fitur manajemen karyawan. Dalam konteks ini, HRD bisa menggunakan sistem HR yang yang meliputi absensi online.

Software absensi online bisa mempermudah karyawan untuk merekam kehadiran tanpa menyentuh mesin finger print, selain lebih aman, Anda juga bisa mengatur data absensi karyawan yang akan tersambung ke sistem penggajian. Salah satu sistem HR yang menyediakan software karyawan adalah, Talenta. Dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di bidang HR, Talenta merupakan salah satu software untuk membuat jadwal kerja shift yang bisa menghadirkan semua kebutuhan karyawan dan manajemen HR untuk bisa bekerja lebih maksimal dan efisien.

4. Terapkan Sistem Remote Working

Remote Working, atau bekerja dari jarak jauh merupakan konsep yang cukup familiar akhir-akhir ini. Tentunya, keselamatan karyawan merupakan fokus terbesar di perusahaan. Sebagai HRD, Anda bisa mengusulkan atau membuat aturan untuk membatasi jumlah karyawan yang datang ke kantor, Anda bisa membuat jadwal untuk tiap karyawan dengan hari-hari yang sudah ditentukan. Lebih baik, semua pertemuan atau meeting diadakan secara online, dan menghimbau karyawan untuk tetap menjaga jarak satu sama lain.