6 Fakta Menarik Tentang Gunung Tambora yang Perlu DIketahui

 

Gunung Tambora merupakan gunung yang diduga memiliki letusan terhebat yang pernah ada. Meskipun tidak sepopuler gunung Krakatau, namun hal itu tidak bisa mematahkan fakta bahwa letusan gunung ini memiliki kekuatan nomor 1.

Selain merupakan gunung dengan letusan terkuat, gunung Tambora juga memiliki beberapa fakta menarik lainnya lho. Berikut merupakan 6 fakta menarik gunung Tambora yang perlu diketahui oleh banyak orang, simak pembahasannya ya.

1. Kaldera terluas di Indonesia

Letusan gunugn Tambora pada tahun 1815 menyebabkan terbentuknya kaldera kering yang sangat luas dengan luas sekitar 7 kilometer persegi dan kedalaman 1 kilometer. Kaldera ini merupakan kaldera terluas di Indonesia.

Kaldera yang terletak di gunung Rawung Jawa Timur pun tak mampu mengalahkan luas dari kaldera ini. Ini membuktikan betapa hebatnya ledakan yang ditimbulkan oleh gunung Tambora ini.

2. Erupsi Terdahsyat dalam Ingatan Manusia

Letusan Tambora menjadi letusan dengan erupsi terdahsyat dalam sejarah peradaban umat manusia. Letusan gunung Tambora minimal telah mengeluarkan abu dan batuan piroklastik sebanyak 100 kilometer3.

Dibutuhkan waktu selama 100 tahun untuk mengisi kembali dapur magma yan ada pada gunung tersebut. Jumlah material yang dikeluarkan ini lebih jauh dahsyat dibandingkan dengan gunung Krakatau yang hanya mengeluarkan isi perutnya sekitar 20 kilometer3 maupun gunung Huaynaputina yang memuntahkan 30 kilometer3.

3. Banyak yang salah mengira mengenai gunung Tambora

Saking kuatnya letusan gunung ini, suara gemuruh dan gelegar dari letusan Gunung Tambora terdengar hingga jarak ratusan bahkan ribuan kilometer. Raffles yang mendengar suara gemuruh saat berada di Indonesia, tepatnya di Bogor mengira bahwa itu adalah suara tembakan meriam.

Sementara itu, warga Gresik mengira bahwa abu dan gemuruh dari Gunung Tambora merupakan pesta pernikahan satu anak Nyi Roro Kidul karena pada saat itu hal-hal berbau mistis masih kental. Suara gemuruh Gunung Tambora juga terdengar hingga Bengkulu, padahal jarak antara Bengkulu dan gunung Tambora adalah sekitar 2.600 kilometer.

4. Saat ini gunung Tambora masih tidur

Sebelum letusan besar yang terjadi pada tahun 1815, gunung Tambora sudah meletus sebanyak tiga kali. Letusan tersebut terjadi pada tahun 3910 sebelum masehi, tahun 3050 sebelum masehi, dan tahun 740.

Untuk sekarang, gunung Tambora merupakan gunung berapi yang masih aktif namun tertidur. Mungkin itu disebabkan oleh letusan dahsyat yang membuat gunung ini kehilangan banyak material di dalamnya.

5. Mendapatkan julukan Pompeii dari Timur

Akibat letusan dahsyat yang terjadi pada tahun 1815, kurang lebih 12 ribu warga tewas di lereng Tambora dalam satu hari. Lebih dari 90 ribu orang menjadi korban yang berjatuhan di Sumbawa dan Lombok akibat penyakit dan kelaparan setelah letusan besar itu terjadi.

Arkeolog menggali sesuatu pada 2004 dan mereka menemukan sisa-sisa peradaban yang terkubur. Peradaban yang terkubur tersebut mirip dengan Pompeii yang terkubur akibat letusan Gunung Vesuvius.

6. Mempengaruhi iklim sedunia

Asia Tenggara diliputi kegelapan akibat debu vulkanis yang dikeluarkan letusan Gunung Tambora pada 1815. Selain itu, banyak juga bebatuan apung yang memenuhi perairan khususnya di sekitar gunung Tambora.

Lebih dahsyatnya lagi, negara di belahan Bumi bagian utara tidak mengalami musim panas pada tahun berikutnya. Suhu dunia juga turun hampir 1o Celsius.

Itulah 6 fakta menarik mengenai gunung Tambora yang harus diketahui banyak orang. Kamu juga harus mengetahui berita-berita terbaru dengan cara menonton INews TV atau menginstal aplikasi RCTIplus. Pada aplikasi itu juga kamu dapat menyaksikan berbagai acara stasiun televisi lainnya.