Mengenal Financial Accounting, Tugas dan Aplikasi Pencatat Keuangan

Jika Anda seorang akuntan, Anda tentu sudah sering mendengar tentang financial accounting. Bidang akuntansi ini ternyata tidak hanya penting dipahami oleh mereka yang sehari-harinya berkutat dengan keuangan, tetapi juga oleh pemilik bisnis terutama mereka yang baru saja memulai bisnisnya, agar dapat mengatur keuangan bisnis dengan baik.

Di sini, kami membahas mengenai apa itu financial accounting, apa saja unsur, tugas, hingga aplikasi untuk memudahkan proses-proses yang ada di dalamnya secara lengkap namun sangat sederhana.

Pengertian Financial Accounting

Sebelum membahas lebih jauh tentang accounting dan finance, ada baiknya kita mengetahui dahulu apa pengertian dari keduanya. Accounting atau akuntansi, dalam Investopedia diartikan sebagai proses pencatatan transaksi keuangan yang sistematis dan komprehensif yang berkaitan dengan bisnis.

Akuntansi mengacu pada proses meringkas, menganalisa dan melaporkan transaksi kepada badan pengawas, regulator, dan entitas penagih pajak.

Sedangkan finance atau keuangan adalah ilmu dalam mengelola uang dan proses aktual untuk memperoleh dana yang mempengaruhi kehidupan setiap perusahaan. Finance berhubungan dengan pengawasan, penciptaan dan studi keuangan, perbankan, kredit, investasi, aset, dan liabilitas yang membentuk sistem keuangan.

Financial accounting atau akuntansi keuangan adalah cabang akuntansi yang melacak transaksi keuangan perusahaan. Ini mengacu pada pembukuan dengan mengklasifikasikan, menganalisis, meringkas, dan mencatat transaksi keuangan seperti pembelian, penjualan, utang dan piutang, dan akhirnya menyiapkan laporan keuangan.

Laporan keuangan tersebut nantinya akan ditunjukkan kepada orang-orang di luar perusahaan, dengan penerima utama adalah pemilik atau pemegang saham, serta pemberi pinjaman tertentu. Namun, jika saham perusahaan diperdagangkan secara publik, laporan keuangannya biasanya diedarkan secara luas, dan informasinya kemungkinan akan menjangkau penerima sekunder seperti pesaing, pelanggan, karyawan, organisasi pekerja, dan analis investasi.

Unsur Financial Accounting

Dalam pencatatan akuntansi, suatu transaksi dicatat dan dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu. Berdasarkan kategori pencatatannya terdapat lima komponen utama dalam financial accounting yaitu:

1. Aset

Aset adalah semua sumber daya perusahaan yang memiliki nilai untuk memungkinkan perusahaan menjalankan bisnis dalam jangka pendek dan panjang.

2. Liabilitas

Liabilitas adalah kewajiban perusahaan untuk membayar sejumlah uang tertentu baik kepada pihak eksternal maupun pihak internal.

3. Ekuitas

Ekuitas adalah besarnya hak atau kepentingan pemilik perusahaan pada harta perusahaan.

4. Pendapatan

Pendapatan (disebut juga revenue atau income) adalah uang yang didapatkan perusahaan atas operasional usahanya, misalnya dari penjualan barang atau jasa.

5. Biaya

Biaya adalah uang yang dikeluarkan perusahaan untuk membiayai operasional usahanya.

Tugas Financial Accounting

Keuangan bertanggungjawab atas semua kesibukan keuangan, pekerjaan paling utama dari jabatan ini yakni melakukan penyusunan, transaksi, dan membuat laopran keuangan perusahaan. Jabatan finance staff harus melaporkan hasil kerjanya kepada manager keuangan.

Pada jabatan ini diperlukan kedislipinan, kejujuran, kecermatan dan tanggung jawab yang tinggi karna bila berlangsung kekeliruan juga akan begitu fatal pada perusahaan karna menyangkut keuangan perusahaan.

  • Melakukan penyusunan keuangan perusahaan
  • Melakukan penginputan semuanya transaksi keuangan ke dalam program
  • Melakukan transaksi keuangan perusahaan
  • Melakukan pembayaran ke supplier
  • Berhubungan dengan pihak internal ataupun eksternal berkaitan dengan kesibukan keuangan perusahaan
  • Melakukan penagihan ke customer
  • Mengontrol transaksi keuangan perusahaan
  • Membuat laporan tentang keuangan perusahaan
  • Menerima dokumen dari vendor internal ataupun eksternal
  • Melakukan verifikasi pada keabsahan dokumen
  • Entry program
  • Mempelajari budget
  • Membuat laporan manajemen untuk induk perusahaan
  • Melakukan tambahan pendapatan serta beban pada akun-akun tertentu
  • Menyiapkan dokumen penagihan invoice/kuitansi tagihan bersama kelengkapannya
  • Melakukan rekonsiliasi dengan unit lain

Mengenal Aplikasi Financial Accounting

Membicarakan financial accounting, tidak akan lengkap apabila tidak membahas tentang aplikasi atau perangkat lunak akuntansi. Di era teknologi ini, kebanyakan perusahaan sudah meninggalkan metode akuntansi manual yang memakan waktu dan rentan terhadap error.

Peran aplikasi pencatat keuangan menjadi sangat krusial karena terbukti dapat meningkatkan efisiensi, meminimalkan human error, meningkatkan akurasi dan bahkan mengurangi biaya.

1. Pembuatan Laporan

Laporan keuangan yang dibuat secara manual biasanya sangat rentan terhadap human error, sehingga data yang dihasilkan menjadi tidak akurat. Selain itu, pembuatannya dapat memakan waktu yang cukup lama sehingga mengurangi produktivitas staf keuangan.

Aplikasi keuangan memungkinkan pembuatan laporan keuangan secara instan. Aplikasi keuangan yang baik pasti menyediakan data keuangan real-time yang sesuai dengan regulasi keuangan di Indonesia.

2. Keakuratan Arus Kas Bisnis

Aplikasi keuangan yang baik dapat membantu perusahaan memprediksi pendapatan, keuntungan, biaya pengeluaran, hingga kerugian bisnis mereka di masa depan. Ini tentunya sangat membantu bisnis dalam mengatur dan mengalokasikan anggarannya.

Estimasi arus kas juga dapat mempermudah perusahaan yang sedang mencari investor, sebab pemangku kepentingan eksternal perlu meninjau prospek perusahaan sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

3. Pengelolaan Utang dan Piutang

Aplikasi keuangan memungkinkan Anda mencatat piutang dan utang secara akurat dan mudah. Dengan aplikasi keuangan, Anda akan memiliki catatan tentang semua tagihan dan faktur.

Alat ini dapat membantu Anda meminimalkan piutang yang tak tertagih dan segala denda keterlambatan dari pelunasan utang Anda.

4. Depresiasi Aset Secara Otomatis

Aplikasi keuangan yang baik memudahkan Anda menghitung penyusutan aset tetap secara otomatis dan akurat. Depresiasi aset tetap dapat dihitung dengan berbagai metode sesuai kebijakan perusahaan Anda dan sesuai dengan pajak serta standar akuntansi yang berlaku.

5. Rekonsiliasi Bank

Dengan aplikasi keuangan, Anda dapat secara otomatis mencocokkan transaksi, saldo, dan kas langsung dengan kondisi akun bank Anda serta memberikan rekomendasi transaksi yang cocok sesuai dengan nominal pada transaksi.

Financial accounting tidak hanya perlu dipahami oleh akuntan atau staf keuangan saja, tetapi juga penting untuk dipelajari oleh setiap pemilik bisnis. Memahami financial accounting dapat membantu pemilik bisnis lebih mengerti tentang posisi keuangan bisnis mereka, mengalokasikan anggaran dengan lebih bijak, dan menentukan investasi yang tepat.

Maka dari itu pentingnya memilih aplikasi financial accounting, agar memudahkan dalam pelaporan keuangan perusahaan, contohnya seperti menggunakan software akuntansi dari JURNAL sudah memiliki berbagai fitur dan kelengkapan yang dibutuhkan perusahaan dalam melakukan pencatatan keuangan.

Dengan memilih JURNAL perusahaan akan lebih terbantu dalam melakukan pencatatan keuangan karena sudah diintegrasikan dengan teknologi yang mampu memfasilitasi segala keperluan perusahaan.

Hadir sebagai accounting software dalam mencatat transaksi keuangan perusahaan, JURNAL sudah didukung dengan standar keuangan Multi Currency, Multi Warehouse, dan E-Faktur. Dengan menggunakan JURNAL, perusahaan dapat melakukan kustomisasi sesuai dengan bisnis flow.