3 Tips dari Terapis ketika Bertengkar dengan Pasangan

Ini 10 Tips dari Terapis Saat Bertengkar dengan Pasangan

3 Tips dari Terapis ketika Bertengkar dengan Pasangan

 

Forum Media Informasi – Dalam suatu ikatan, pertengkaran sama sekali tidak dapat dijauhi. Ada yang bilang berkelahi dengan pendamping dapat jadi bumbu dalam ikatan. Bisa jadi memanglah betul bila kalian dapat jadi pertengkaran sebagai ajang buat membenarkan diri dan ikatan.

 

Sayangnya, tidak seluruh pendamping yang berkelahi dapat membuat ikatan yang mereka lakukan terus menjadi kokoh. Bukan tidak bisa jadi kerap berkelahi malah membuat jalinan di antara keduanya terus menjadi lemah.

 

Kemudian, gimana triknya supaya pertengkaran tidak membuat ikatan terus menjadi kurang baik. Di dasar ini terdapat sebagian panduan dari terapis perihal metode berkelahi yang bagus serta betul dengan pendamping supaya pertengkaran memberikan jalan keluar terbaik buat kalian serta pendamping.

 

1. Tarik nafas dalam- dalam

 

Bila kalian amat marah serta merasa tidak kuat lagi, salah satu perihal terbaik yang bisa dicoba merupakan menarik nafas dalam- dalam serta mengingatkan diri sendiri perihal tujuan akhir pertengkaran sini, ialah mencari jalur keluar dari permasalahan yang lagi dibahas.

 

Marisa G. Franco, Ph. D., psikolog pengarahan serta ahli perkawanan, berkata kalau metode ini memberimu peluang buat meredakan diri, memandang suasana dengan cara lebih holistik, serta memikirkan keinginan pendamping di sisi keinginan sendiri.

 

2. Jadwalkan waktu saat sebelum bicara dengan pasangan

 

Metode pas buat menjauhi pertengkaran yang tidak seimbang merupakan dengan berikan ketahui pendamping kalau kalian mau membahas permasalahan khusus. Emily Jamea, Ph. D., L. M. F. T. mengatakan metode ini pula membolehkan pendamping buat memikirkannya pula serta tidak merasa“ dijebak” olehmu.

 

3. Senantiasa bicarakan perihal yang jadi permasalahan, bukan yang lain

 

Di tengah panasnya pertengkaran, bisa jadi kalian goyah buat“ menegaskan” pendamping hal permasalahan yang sempat dirasakan di masa lalu. Dokter. Emily menganjurkan buat janganlah pernah melakukannya, sebab itu bukan metode produktif buat membahas alibi kalian betul- betul marah.

 

Dari pertengkaran terus menjadi meluas, lebih bagus senantiasa fokus pada satu nilai yang mau dituntaskan, paling utama bila tujuannya merupakan buat memperoleh pemecahan yang dapat dicoba kedua belah pihak. 

 

Semoga informasi ini bermanfaat