7 Rumah Adat di Indonesia yang Unik

Bentuk 5 Rumah Adat di Indonesia yang Memesona | Indozone.id

Tidak ada yang menandingi kekayaan budaya yang ada di Indonesia. ada ratusan suku dan budaya yang berbeda-beda. Hampir setiap budaya pun memiliki produk budaya yang khas, salah satunya adalah rumah adat.

Rumah adat di Indonesia ini memiliki karakteristik yang sangat khas. Masing-masing menyimpan nilai luhur budaya yang tidak dapat digantikan. Nah, apa saja rumah adat di Indonesia?

  1. Rumah Krong Bade dari Aceh

Rumah adat Aceh ini memiliki bentuk persegi panjang dengan ketentuan arah dari timur ke barat. Rumah berbentuk panggung ini memiliki ketinggian tangga dari 2,5 m sampai 3 meter. Uniknya jumlah anak tangga menuju rumah selalu ganjil, antara 7 sampai 9.

  1. Rumah Gadang dari Sumatera Barat

Rumah adat dari Sumatera Barat ini juga disebut Bagonjong dan Baanjuang. Kekhasan dari rumah ini memiliki atap berbentuk runcing menjulang yang terbuat dari ijuk.

Rumah khas suku Minang ini berukuran sangat besar dan dapat menampung hingga 4 keluarga. Di dalamnya terdapat banyak area yaitu area tengah, area sayap kiri, sayap kanan, kamar, dapur, dan ruangan besar untuk menjamu tamu.

  1. Rumah Tongkonan dari Sulawesi Selatan

Rumah adat dari suku Toraja ini memiliki kekhasan yang mirip dengan tanduk kerbau. Banyak ornamen kerbau yang ada di dalam rumah ini. Bahkan ada barisan tanduk kerbau yang menunjukkan status sosial di dalam suku Toraja.

Rumah ini menghadap ke arah utara yang dipercaya sebagai sumber kehidupan. Tongkonan sendiri berarti duduk bersama.

  1. Rumah Betang dari Kalimantan

Rumah ini adalah rumah adat suku Dayak yang memiliki ukuran sangat besar. panjangnya mencapai 100 meter, lebar 15 meter, dan tinggi dari tanah mencapai 5 meter.

Rumah ini memiliki teras yang sangat panjang. Dimana teras ini dijadikan tempat pertemuan suku, ritual, upacara, dan berbagai kegiatan lainnya.

Salah satu ciri khasnya terdapat patung kayu Hampatong, yang dipercaya sebagai tempat para leluhur, dan bisa melindungi rumah.

  1. Rumah Joglo Jawa Tengah

Masyarakat Jawa memiliki rumah adat yang umumnya memiliki atap berbentuk seperti piramida, dengan teras yang luas, dan empat tiang yang dinamakan saka guru.

Rumah ini memiliki filosofi di setiap bagian rumahnya. Seperti bentuk terasnya yang luas memiliki arti keharmonisan dan keterbukaan terhadap tetangga. Empat tiang menunjukkan empat mata angin, dan masih banyak lagi filosofi lainnya.

  1. Rumah Una Kelada dari Nusa Tenggara Timur

Rumah adat dari Sumba ini memiliki atap yang terbuat dari jerami. Pondasi rumah terbuat dari bambu, dan rumah ini tidak memiliki jendela.

Bentuknya yang sederhana menunjukkan bagaimana kesederhanaan masyarakat di Sumba. Semakin tinggi atap Una Kelada, menunjukkan semakin tinggi pula status sosial di dalam sukunya.

  1. Rumah Limas dari Sumatera Selatan

Rumah adat dari Sumatera Selatan ini memiliki bentuk atap limas dan konstruksinya berupa rumah panggung. Rumah ini terbuat dari material kayu tembesu yang tahan terhadap rayap.

Uniknya rumah ini memiliki lima tingkat dengan fungsinya masing-masing. Tingkat pertama untuk menjamu tamu atau sebagai ruang tamu. Tingkat kedua untuk penghuni berjenis kelamin laki-laki.

Tingkat ketiga untuk menjamu tamu khusus yang menginap. Tingkat empat untuk tamu yang berhubungan darah. Tingkat terakhir untuk orang penting dan memiliki posisi penting di dalam masyarakat.

Itulah beberapa rumah adat di Indonesia. Masih banyak lagi rumah adat di berbagai macam suku bangsa. Keberagaman ini menunjukkan bagaimana Indonesia memiliki kekayaan yang sangat luar biasa.