e-Bupot: Pengertian, Manfaat dan Cara Mengurusnya

Pelaporan administrasi pajak kini mulai dipermudah dengan adanya sistem pelaporan online seperti pengisian dan pelaporan SPT.

Kini SPT masa PPh pasal 23/36 DJP sudah mewajibkan wajib pajak untuk melaporkan secara online atau melalui e-bupot sesuai dengan keputusan Dirjen pajak No.KEP-599/PJ/2019

e-bupot 23/26 merupakan software yang disediakan di website DJP yaitu di www.pajak.go.id atau bisa juga ditemukan pada pihak yang bekerjasama dengan DJP untuk membuat bukti potong 23/26 dan membuat dan melaporkan SPT masa PPh 23/26 dalam bentuk dokumen elektronik

Terdapat enam manfaat e-bupot.

  1. Tampilan yang simple
  2. Mempunyai fitur tanda tangan elektronik
  3. Berbasis web sehingga tidak perlu proses instal
  4. Mempermudah sistem administrasi
  5. Keamanan data terjamin
  6. penomoran bukti potong di-generate oleh sistem dan unik per pemotong.

Wajib pajak dapat menggunakan e-bukpot mulai tanggal 1 agustus 2020 yang memenuhi kriteria seperti dengan status PKP yg terdafatar di KPP, PKP memiliki pemotongan PPh pasal 23/26 lebih dari 20 bukti potong dalam satu masa pajak

Wajib Pajak berstatus PKP dapat meneribtkan bukti potong dengan jumlah penghasilan bruto lebig dr 100jt dalam satu bukti potong dan pkp sudah pernah menyampaikan SPT masa secara elektronik

Berikut  cara mengaktivasi menu e-bupot di DJP Online

  • silakan akses DJP Online.
  • Isi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), password dan kode keamanan (captcha).
  • masuk ke menu Profil.
  • klik Aktivasi Fitur Layanan.
  • Lalu, centang e-bupot PPh Pasal 23/26.
  • klik Ubah Fitur Layanan.
  • Bila berhasil, Anda akan menerima notifikasi Sukses.
  • Setelah itu, silakan melakukan Login DJP kembali.
  • Di menu dashboard, pilih Lapor. Nanti, di sebelah kanan, Anda akan melihat menu e-bupot.
  • Selesai

Menjawab tuntutan era serba digital, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan aplikasi bukti potong elektronik atau dikenal e-Bupot. Tapi buat Buktti Potong PPh 23 ada caranya. Klikpajak by Mekari akan menunjukkan cara gampang membuat Bukti Potong PPh 23/26, contoh Bukti Potong PPh 23, kode objek pajak PPh 23 dan Bukti Potong PPh 26 di e-Bupot Klikpajak.

Secara umum, bukti potong dibuat dari berbagai pajak penghasilan, seperti:

  • PPh Pasal 21/26
  • PPh Pasal 22
  • PPh Pasal 23/26
  • PPh Pasal 15
  • PPh Pasal 4 ayat (2)

Urus e-Bupot Makin Mudah dengan Mitra Resmi DJP

Guna mempermudah urusan perpajakan wajib pajak badan, DJP pun melimpahkan urusan pembuatan bukti potong, membuat dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23/26 ke mitra PJAP atau ASP.

Salah satu PJAP mitra resmi DJP adalah Klikpajak. Sebelum lebih lanjut membahas apa saja kode objek pajak PPh 23, contoh Bukti Potong PPh 23 dan Bukti Potong PPh 26, serta cara membuat Bukti Potong PPh 23, Klikpajak.id akan kembali mengingatkan pentingnya kelola pajak dan keuangan bisnis yang efektif & efisien.

Pentingnya kelola pajak dan keuangan bisnis yang praktis ini karena dapat membantu meningkatkan kinerja perusahaan atau pengembangan bisnis lebih baiik. Ingin mengetahui cara kelola pajak & keuangan bisnis yang mudah & cepat, ikuti demo online di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Kamu kapan saja dibutuhkan.

Klikpajak by Mekari adalah Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui Klikpajak.id, Kamu dapat menghitung, membayar, melaporkan pajak kapan saja dan di mana pun, serta menyimpan arsip perpajakan dengan aman dalam satu platform aplikasi pajak online berbasis web yang terintegrasi.

Dengan Klikpajak, kelola e-Faktur maupun e-Bupot juga lebih mudah dan cepat karena terintegrasi dengan fitur akuntansi perpajakan online Jurnal.id.

Jurnal by Mekari adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap, seperti:

  • Neraca keuangan
  • Arus kas
  • Laba-rugi

Kembangkan bisnis tanpa batas dengan software akuntansi terintegrasi Jurnal by Mekari. Coba Gratis 14 hari sekarang!

Keunggulan e-Bupot Klikpajak

Khusus untuk eBupot Klikpajak, memiliki keunggulan pengelolaan bukti pemotongan dalam jumlah banyak yang lebih mudah. Sebab alur yang efisien dan ramah penggunaan (user friendly). Kamujuga bisa menghitung pajak secara otomatis pada SPT Masa PPh 23/26.

Pengiriman bukti pemotongan pajak bisa langsung ke lawan transaksi. Bukti pemotongan dan pelaporan SPT PPh Masa tidak perlu ditandatangani secara manual dengan tanda tangan basah.

Kamu juga tidak perlu khawatir mengalami kesalahan dalam penomoran bukti porong, karena langkah-langkah pembuatannya simpel dan terintegrasi serta dikelola oleh sistem DJP sendiri.

Bukti pemotongan dan bukti pelaporan tersimpan dengan aman baik di PJAP dan DJP, karena Klikpajak menggunakan teknologi cloud. Sehingga tak perlu khawatir bukti potong dan lapor pajak hilang jika terjadi kerusakan atau kehilangan komputer maupun laptop.

Keamanan dan kerahasiaan data terjamin. Karena Klikpajak sudah bersertifikat ISO 27001 dari Badan Standar Internasional ISO yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Keunggulan lain e-Bupot Klikpajak adalah terintegrasi dengan sistem pembukuan Jurnal by Mekari – Simple Online Accounting Software. Teknologi canggih berbasis API integration yang membuat proses pengolahan data pajak dari bagian accounting (keuangan) lebih cepat dan mudah.

Selain keunggulan di atas, e-Bupot Klikpajak juga memiliki performa yang dapat di-scale up sesuai kebutuhan, lalu bantuan support pajak yang dapat diandalkan dan tutorial dalam penggunaan aplikasi yang terus diperbarui. Satu hal lagi, fitur e-Bupot Klikpajak juga menyediakan data untuk kebutuhan rekapitulasi dan rekonsiliasi data Faktur Pajak atas transaksi yang dilakukan.