Pasar Otomotif Terbesar di Asia Tenggara Ternyata Indonesia, Ini Sebabnya

Kendaraan jadi hal yang umum ditemukan di Indonesia sama seperti negara lain. Tetapi sebenarnya jika dibandingkan dengan negara di ASEAN, jumlah kendaraan di Indonesia termasuk yang paling banyak mengingat Indonesia adalah pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara.

Sebab utamanya adalah karena tingginya jumlah penduduk Indonesia yang akhirnya juga meningkatkan permintaan kendaraan. Walau begitu ternyata populasi bukan jadi penyebab satu-satunya, melainkan ada beberapa faktor lain yang mendasarinya seperti dalam penjelasan artikel berikut

Mengapa Indonesia Disebut Pasar Otomotif Terbesar di Asia Tenggara?

Penyebab Indonesia menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara didasari oleh tiga faktor, yaitu PDB dan populasi, potensi kendaraan listrik, serta pajak.

1. Memiliki PDB dan Populasi Besar

Indonesia adalah negara dengan populasi mencapai 270 juta jiwa. Menurut BPS, dari jumlah populasi tersebut, populasi kelas menengah Indonesia di tahun 2020 telah tumbuh hampir dua kali lipat dari tahun 2010 dengan angka mencapai 31% dari total populasi.

Indonesia disebut sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara tidak lain adalah juga karena PDB tinggi mencapai 1,1 triliun USD. PDB jelas mempengaruhi industri otomotif seperti di tahun 2021, Indonesia menjadi negara produsen kendaraan terbesar di ASEAN.

2. Berpotensi dalam Pengembangan Kendaraan Listrik

Selain karena PDB dan populasinya yang tinggi, Indonesia menyatakan bahwa pengembangan kendaraan listrik akan menjadi prioritas nasional sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 55/2019. Hal ini didasari dari dukungan infrastruktur dan sumber daya alam.

Dari segi infrastruktur, Indonesia memiliki total Charging Station sejumlah 39 hingga penghujung tahun 2020. Jumlah tersebut sudah meningkat di tahun 2021 menjadi 219 Charging Station yang mana 114 di antaranya dari PLN.

Jumlah Charging Station tersebut disebut sebagai yang terbesar ke-4 dalam rasio kendaraan listrik. Hal ini jelas mengindikasikan bahwa Indonesia juga akan menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara di masa depan.

Di samping sisi infrastrukturnya, Indonesia memiliki sumber daya alam nikel yang melimpah. Bahan alam ini penting dalam kontribusi pada baterai Lithium-ion (Li-ion).

3. Adanya Insentif dan Pengurangan PajakĀ 

Faktor lain yang memperkukuh Indonesia sebagai pasar otomotif terbesar adalah beberapa insentif yang diberikan pada produsen otomotif. Pemberian insentif berpengaruh terhadap status Indonesia sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara karena dengan hal itu kendaraan menjadi lebih mudah diakses dan dibeli.

Terlebih lagi dengan merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP), Indonesia juga akan menurunkan pajak kendaraan yang memiliki emisi karbon rendah.

Untuk pembahasan lanjutnya tentang faktor-faktor tersebut, bisa download hasil riset kami dengan klik disini.