Fintech OJK, 2 Pembiayaan Populer di Fintech dan Fintech Syariah  

Fintech OJK tidak hanya mengenai pinjaman online secara umum tetapi juga pinjaman online syariah. Apa perbedaan fintech umum dan syariah pada pembiayaan properti dan invoice financial?

Sebagai orang yang awam dengan kemajuan financial technology, tentu Anda penasaran bukan pembiayaan yang ditawarkan kedua jenis fintech yang ada saat ini?

Untuk menjawab rasa penasaran Anda, berikut ini ada ulasan menarik yang akan membahasnya. Yuk, simak ulasannya!

Fintech OJK, 2 Pembiayaan Populer di Fintech dan Fintech Syariah

Banyak yang belum mengetahui apa itu Fintech Indonesia ppt. Walau lebih populer dengan sebutan pinjaman online, tapi fintech adalah  pembiayaan yang legit dan aman karena di awasi OJK. Bahkan ada juga Fintech syariah lho!

Berikut ini konsep pembiayaan Invoice financial dan properti di Fintech dan fintech syariah.

Pembiayaan invoice

Pembiayaan invoice atau invoice financing diberikan bagi mereka yang mengajukan pinjaman karena arus kas tersendat. Penyebabnya karena tagihan invoice yang belum dibayarkan karena belum ada dana segar yang masuk.

Dengan menunjukkan invoice pelanggan yang belum terbayarkan sebagai jaminan, maka pengusaha bisa mengajukan pinjaman untuk melanjutkan operasional bisnis.

Pada Fintech syariah terdapat perbedaan sasaran bagi program ini. Program invoice financing hanya bisa diberikan pada UKM yang menjalin bisnis dengan BUMN besar dan multinasional.

Properti

Fintech juga menyentuh bisnis properti melalui sistem peer to peer lending. Yaitu sistem yang mempertemukan antara si pembeli pinjaman dan yang akan meminjam yaitu di marketplace.

Dalam bidang  properti Fintech masih belum terlalu diminati karena ketidaktahuan konsumen mengenai syarat dan ketentuannya yang lebih menjangkau dari pada bank. Sistem pembiayaan properti biasanya melalui crowdfunding investor yang mendanai pembangunan rumah developer.

Baik Fintech maupun Fintech syariah sama-sama mensyaratkan proyek perumahan yang sudah jelas pembelinya dan jelas pula legalitas tanah dan usaha developernya.

Fintech OJK baik Fintech dan fintech syariah membantu pembiayaan bagi mereka yang tidak bankable. Semuanya dilakukan lebih cepat selama syarat dan ketentuan sudah terpenuhi.